Press "Enter" to skip to content

Sat Reskrim Polres Solok Kota Kembali Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan.

Solok Kota – Jajaran Sat Reskrim Polres Solok Kota Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan yang terjadi pada hari minggu ( 12/06/2022 ) Pukul 04.00 wib, bertempat di Jorong Data Bungo Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok.

Berdasarkan Laporan dari Pelapor YK Jajaran Sat Reskrim Polres Solok Kota Langsung melakukan Pencarian terhadap terduga pelaku Pencurian dengan Pembertan, di duga Pelaku berada di Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok.

Dan Kemudian pukul 17.00 Wib Jajaran Sat Reskrim Polres Solok Kota melakukan Penyisiran dan tidak lama kemudian tim Satreskrim Polres Solok Kota mendapatkan informasi bahwa pelaku berada sebuah rumah kontrakan.

Kemudian dilakukan pengejaran ke rumah kontrakan ternyata pelaku sedang berada di rumah tersebut   dan di dapati pelaku duduk didepan kontrakannya.

Kasat Reskrim Polres Solok Kota AKP Evi Wansri, SH mengatakan saat telakukan Penangkapan pelaku tidak melakukan perlawanan dan di saat dilakukan intrograsi pelaku mengaku bernama berinisial Y (36 ) tahun, Jorong Bendang Nagari Pasir Talang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok’

Setelah dilakukan Intrograsi terhadap Y mengatakan dia melakukan Pencurian dengan pemberatan bersama dengan seorang temannya, setelah mengamankan pelaku Y Tim Sat Reskrim kembali mengamankan yang berinisial RM ( 24 ) tahun, jalan Naunggal Kelurahan tanah Garam Kota Solok  di dekat SPBU Bandar Pandung, menurut keterangan  pelaku dia sudah Empat kali melakukan pencurian.

Dalam melakuakn pencurian pelaku berhasil mengondol barang-barang berhaga dalam 2 buah rumah dengan barang bukti berupa :

1(satu) unit HandPhone merk Samsung A50 warna biru, 1(satu) unit Handphone merk Vivo Y83 Warna ungu, 1(satu) unit Handphone merk I-Phone 6s warna siver, 1(satu) buah celenganyang berisi uang tunai sekitar Rp 1.500.000 ( satu juta lima ratus rupiah ).

Kemudian ke dua pelaku di bawa ke polres Solok Kota untuk proses selanjutnya, atas perbuatan pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (2) KUH Pidana, diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.