Press "Enter" to skip to content

Kapolres Solok Kota di dampingi walikota Solok lakukan Konferensi pers pembunuhan Garin masjid.

Solok Kota – Dari catatan krimimal yang diperoleh anggota, diketahui Tersangka merupakan residivis Perkara tindak pidana pembunuhan di Teluk Kuantan Provinsi Riau pada tahun 2014, dengan vonis hukuman penjara 6 tahun penjara, Perkara tindak pidana penganiayaan di Kota Solok pada tahun 2018, dengan vonis hukuman penjara selama 10 bulan, dan Perkara tindak pidana pencurian sepeda motor di Nagari Selayo Kabupaten Solok pada tahun 2018, dengan vonis hukuman penjara selama 5 Tahun.

Dalam Konferensi Pers itu, hadir langsung Wali Kota Solok H.Zul Elfian Umar, Waka Polres Kompol Joni Darmawan, SH, Kasat Reskrim Polres Solok Kota AKP Evi Wansri, SH, dan Kasi Humas IPTU Edy Yuhendra, SH.

Secara rinci, terkait kronologi peristiwa, Kasat Reskrim AKP Evi Wansri menerangkan bermula pada hari Rabu tanggal 16 Maret 2022 sekira pukul 18.30 WIB, di TKP (Tempat Kejadian Perkara) Kelurahan Koto Panjang, korban M (45 tahun) Pedagang, warga RT 003 RW 003 Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok menegur Tersangka WN yang sedang bertengkar dengan kakaknya ME, agar pertengkaran tersebut tidak mengganggu tetangga lainnya yang akan beribadah, karena saat itu bertepatan dengan masuknya waktu Shalat Maghrib.

Atas teguran tersebut, Tersangka tidak menerima dan langsung mengejar korban sejauh 15 meter dan berhasil memukul dan menusuk korban menggunakan sebuah senjata tajam, sehingga mengakibatkan luka terbuka pada kepala dan jari korban,

Selanjutnya, warga pun datang untuk melerai dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit guna mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, korban WN berhasil melarikan diri.

Atas pengungkapan kasus itu, Wali Kota Solok H.Zul Elfian Umar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Solok Kota di bawah komando AKBP Ahmad Fadilan. Menurut Wali Kota kejadian itu menjadi sorotan oleh masyarakat kota Solok mengingat korban yang juga profesi sebagai Garin atau Marbot Masjid, yang meninggalkan istri dan 6 anak.

“Atas nama pemerintahan dan masyarakat kota Solok kami menyampaikan apresiasi, penghargaan serta ungkapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kinerja dan kerja keras Polres Solok Kota dalam memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat dengan melakukan penindakan terhadap pelaku tindak pidana, salah satunya termahal kasus yang terjadi pada bulan Maret lalu yang memang menjadi sorotan masyarakat. Begitu juga dengan kasus yang baru-baru ini terjadi di Sumani, yang korbannya juga adalah warga kota Solok, “ujar Wako Zul Elfian.

Wali Kota Solok berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di Kota Beras Serambi Madinah itu

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.